Cara Asyik Menulis Kreatif

(Resensi, karya Rafif Amir
Juara 2 Lomba Menulis Resensi
“24 Jam Memahami Creative Writing”)

Judul Buku : 24 Jam Memahami Creative Writing

Nama Penulis : Naning Pranoto

Tahun Penerbitan : 2011

Cetakan Ke : 1

No ISBN : 978-979-21-2926-7

Harga Buku : Rp 25.000,-

Berita gembira tampaknya menyelimuti negeri ini. Profesi penulis semakin hari semakin banyak diminati, tidak hanya oleh kalangan remaja dan masyarakat kota, tetapi telah meluas hingga ke pelosok desa dan berbagai usia. Menulis terbukti bisa menjadi pekerjaan alternatif yang menjanjikan, semenjak booming-nya buku-buku dan novel best seller yang dihasilkan penulis-penulis muda dewasa ini.

Namun, sekadar menulis ternyata tidak cukup berpeluang bahwa pada akhirnya nanti tulisan tersebut akan memiliki nilai jual atau diterima dengan baik oleh khalayak pembaca. Oleh karena itulah, dalam hal ini penulisan kreatif sangat diperlukan.

Naning Pranoto, sebagai seorang penulis yang telah melahirkan lebih dari lima puluh buku dalam berbagai genre– bahkan sebagiannya menyandang predikat best seller– mencoba mengurai langkah-langkah penulisan kreatif dengan bahasa yang ringan dan mudah dipahami dalam buku 24 Jam Memahami Creative Writing ini.

Pertama-tama pembaca akan diajak mengenal makna creative writing yang sesungguhnya, kemudian dilanjutkan dengan gambaran tahap persiapan sebelum menulis, hingga tips-tips sederhana yang asyik dan menarik untuk memulai menulis secara kreatif. Pembaca diajak untuk memahaminya tahap demi tahap. Pelan namun mantap. Oleh karenanya, penulis menyajikan buku ini dalam bab-bab ringkas dimana setiap bab dapat dibaca dalam sekali duduk (kurang lebih 4-7 halaman setiap babnya).

Selain praktis dan mudah dicerna, buku ini banyak memuat kutipan-kutipan dan contoh-contoh karya dari penulis-penulis besar dunia yang dapat memotivasi pembaca sekaligus meyakinkan bahwa tulisan kreatif bisa dihasilkan oleh siapa saja yang mau bekerja keras memaksimalkan imajinasi dan potensinya. Banyaknya penyajian contoh aplikatif dan kiat-kiat sederhana dalam buku ini dapat merangsang pembaca untuk mulai mencoba menulis tulisan atau ide kreatif setiap kali usai membaca tiap babnya. Sehingga dengan demikian, benar-benar dibutuhkan waktu 24 jam untuk memahami buku ini secara keseluruhan, dengan rincian masing-masing satu 1 jam untuk setiap babnya.

Misalnya saja pada bab atau jam ke-10 yang bertajuk Mulai Dari Cermin (hal. 69), penulis memberikan contoh cerita mini kemudian menganalisa elemen-elemen penting dari setiap cerita. Tentu saja cara seperti ini lebih mudah dipahami oleh pembaca daripada menjelaskan satu-persatu makna dari plot, setting, konflik, klimaks, dan lain sebagainya. Di akhir bab, pembaca akan merasa tertantang untuk mencoba membuat sebuah cerita mini.

Tidak hanya kalangan remaja, buku ini bisa dinikmati oleh semua usia. Hal ini karena penyajiannya yang lugas dan tidak banyak menggunakan kata-kata yang sulit dipahami, kecuali beberapa saja dan itupun disertai dengan penjelasan atau terjemahannya.

Berbeda dengan buku-buku sejenis di pasaran, buku 24 Jam Memahami Creative Writing ini lebih sedikit menyinggung mengenai teori kepenulisan secara umum, akan tetapi kaya contoh dan tips-tips yang berasal dari pengalaman-pengalaman para penulis kreatif di dalamnya. Penulis bahkan menyempatkan diri mewawancari sejumlah penulis terkenal seperti Ayu Utami, Remy Sylado, Fira Basuki, dan Hamsad Rangkuti sebagai nara sumber dalam menyusun buku ini, selain beberapa referensi dari buku-buku penulisan kreatif karya penulis-penulis legendaris.

Bisa dibilang penyajian buku ini hampir sempurna. Satu-satunya kelemahan adalah inkonsistensi ukuran huruf pada halaman 81-85 yang sedikit mengganggu pada saat membaca. Hal ini karena ukuran huruf pada halaman tersebut lebih kecil daripada yang sebelumnya maupun sesudahnya.

Namun demikian, membaca buku ini saja masih kurang lengkap, karena buku ini hanya memaparkan tentang creative writing secara general. Ada baiknya, setelah membaca buku ini juga membaca buku-buku seri creative writing lainnya yang ditulis Naning Pranoto seperti 72 Jurus Creative Writing (Seni Mengarang), Jurus Menulis CeritaPendekPenulisan Kreatif Untuk AnakSeni MendongengTerampil Menulis dan Mengarang, dan Creative Writing: From Diary To Be Story.

sumber tulisan, dari SINI

Pos ini dipublikasikan di Catatan Anggota dan tag , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s